Kulit dek itza cenderung sensitif nih.. di musim kemarau yg buat dia jd berkeringat berlebih. Waduwh, harus sring-sring pake bedak n kipas2 tiap malem nih beib...
Syukurlah akhirnya aq nemuin beberapa solusinya.
1. Bedak Salycil Menthol cap Gajah.
Bedak kesukaan maritza dan alby karena setelah ditaburi bedak, badan terasa dingin. Karena nyaman, jadi bisa cepet tidur nih anak2...
2. Kayu secang
Dapat dibeli di toko jamu dan obat alternatif.
Harganyapun cukup murah. Biasanya saya membeli Rp 5.000 untuk 2 minggu pemakaian rutin.
Cara penggunaan: ambil segenggam kayu secang untuk direndam ke setengah ember air hangat yang dipakaikan untuk mandi si kecil.
Family Care
Sabtu, 15 April 2017
Jumat, 07 Oktober 2016
Anjuran dan pantangan penderita Diare
Seperti kita ketahui diare merupakan gangguan pencernaan (baca: penyakit diare ), maka erat kaitannya dengan makanan yang kita konsumsi. Ada makanan yang menyebabkan diare menjadi parah, disisi lain ada makanana yang baik bahkan dianjurkan saat diare.
Makanan untuk penderita diare yang terbaik yaitu yang memiliki sifat mudah dicerna, memiliki efek mengentalkan feses, dan memenuhi kebutuhan cairan. Sedangkan makanan pantangan diare yang harus dihindari yaitu yang bersifat susah dicerna, membuang cairan tubuh, dan mengiritasi saluran pencernaan sehingga memperparah diare.
Anjuran Makanan Untuk Penderita Diare
Mari kita mulai dengan makanan anjuran untuk penderita diare yang terbukti efektif membantu meringankan dan mempercepat pemulihan, berikut makanan yang baik dikonsumsi saat diare:
Diet BRAT
BRAT adalah singkatan dari Banana, Rice, Applesuace, and Toast (pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang). Selain itu, ada sebagian dokter menambahkan lagi jenis makanan dengan singkatan T dan Y sehingga menjadi BRATTY, yang merupakan singkatan dari Tea and Yogurt (Teh dan yogurt).
Makanan tersebut penting dikonsumsi terutama 24 jam pertama diare yang dapat membantu meringankan diare serta memberikan vitamin penting, mineral, dan karbohidrat yang mudah dicerna (diserap).
Bisa disimpulkan, makanan yang baik saat diare antara lain:
Pisang
Beras
Sereal
Saus apel
Apel
Teh
Roti dan jelly
Yoghurt
Kentang rebus
contoh anjuran makanan saat diare
Menu diatas baik dikonsumsi untuk orang dewasa dan anak-anak, namun mengenai makanan untuk bayi diare dibawah usia 12 bulan harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Asupan Cairan dan Elektrolit
Saat mengalami diare tubuh kita akan kehilangan cairan dengan cepat sehingga mudah mengalami dehidrasi, baik kehilangan cairan maupun elektrolit. Oleh karena itu perbanyaklah minum cairan yang mengandung elektrolit, seperti air putih, kuah kaldu, kuah sayur bening, jus, atau bisa juga dengan air gula dicampur garam (LGG=larutan gula garam). Baca juga: Cara Mengatasi Diare dengan Tepat dan Aman
Pantangan Makanan Untuk penderita diare
Sama pentingnya dengan hal di atas, adalah mengetahui makanan apa yang harus dihindari saat diare. Karena ada jenis makanan tertentu yang dapat melakukan perjalanan melalui usus dengan sangat cepat dan memperburuk kondisi, atau memperburuk diare dengan cara lain.
Hindari makanan berikut ini saat diare:
Makanan berlemak. Ini termasuk makanan yang digoreng dan makanan yang berminyak atau yang bersantan kental, yang dapat membuat diare lebih buruk.
Susu, mentega, es krim, dan keju. Bahkan jika diare tidak disebabkan oleh intoleransi laktosa (kesulitan memproses gula laktosa, yang ditemukan dalam produk susu), hindari makanan ini selama diare masih berlangsung. Probiotik pada yoghurt mungkin satu pengecualian untuk aturan ini.
Minuman Alkohol dan kafein. Orang yang diare, harus menghindari makanan dan minuman yang menyebabkan pengeluaran (kehilangan) cairan. Alkohol dan kafein dapat bertindak sebagai diuretik (membuang cairan tubuh), yang berarti akan menyebabkan atau memperburuk dehidrasi.
Sorbitol dan pemanis buatan lainnya. Beberapa orang menemukan bahwa pemanis buatan memiliki efek pencahar pada sistem pencernaan. Jika Anda sedang diare atau mencret, maka hindarilah permen dan permen karet, diet minuman ringan, dan makanan kaya pemanis buatan.
Makanan yang menyebabkan gas berlebih. Memang sangat penting makan banyak buah-buahan dan sayuran setiap hari. Namun, ketika terjadi diare, maka kita harus menghindari pilihan makanan yang cenderung meningkat gas usus, seperti kubis atau kol, kacang-kacangan, brokoli, dan kembang kol, sampai Anda merasa lebih baik.
Selain itu hindari juga obat-obatan anti diare pada 24 jam pertama, karena diare biasanya merupakan cara tubuh membersihkan infeksi dan hal-hal buruk yang perlu dikeluarkan terutama untuk diare ringan, kecuali atas rekomendasi dokter.
Source:http://mediskus.com/nutrisi/makanan-untuk-penderita-diare
Source:http://mediskus.com/nutrisi/makanan-untuk-penderita-diare
Dehidrasi
Tanda-tanda Dehidrasi – Dehidrasi terjadi ketika seseorang kehilangan cairan lebih banyak daripada yang diminumnya (defisit cairan), sehingga tubuh tidak memiliki cukup air dan cairan lainnya untuk menjalankan fungsi normal.
Penyebab tersering dehidrasi diantaranya diare intens, muntah, demam atau berkeringat berlebihan. Tidak minum cukup air selama cuaca panas atau olahraga berlebih juga dapat menyebabkan dehidrasi. Siapapun bisa mengalami dehidrasi, tetapi anak-anak, lansia dan orang dengan penyakit kronis paling berisiko terhadap dehidrasi dan bahaya yang dapat ditimbulkannya.
Seseorang dapat mengatasi dehidrasi ringan hingga sedang dengan lebih banyak minum cairan, tapi dehidrasi berat membutuhkan perawatan medis segera. Pendekatan paling aman adalah mencegah dehidrasi dengan cara memantau kehilangan cairan Anda saat cuaca panas, sakit atau berolahraga, dan minum cairan yang cukup disesuaikan dengan kebutuhan.
Sangat penting mengetahui tanda-tanda dehidrasi agar anda menjadi waspada sehingga dapat segera diatasi sebelum jatuh pada dehidrasi berat yang membahayakan.
Tanda-tanda dehidrasi sesuai dengan derajat dehidrasi itu sendiri, disini terbagi menjadi : Dehidrasi derajat ringan-sedang dan Dehidrasi berat.
Tanda-tanda dehidrasi derajat ringan hingga sedang:
Mulut Kering
Kantuk atau kelelahan – anak cenderung kurang aktif dari biasanya
Rasa Haus
Penurunan output urin – popok tetap kering selama tiga jam untuk bayi dan delapan jam atau lebih tanpa buang air kecil pada anak-anak dan remaja
Sedikit atau tidak ada air mata saat menangis
Kulit kering
Sakit kepala
Sembelit
Pusing
Tanda-tanda Dehidrasi berat:
Rasa haus yang Ekstrim
Sangat rewel atau kantuk pada bayi dan anak, mudah marah dan kebingungan (konsentrasi kurang) pada orang dewasa
Mulut, kulit dan membran mukosa sangat kering
Sedikit Keringat walaupun udara panas
Sedikit atau tidak buang air kecil – setiap urin yang dihasilkan akan berwarna kuning gelap atau kecoklatan
Mata cekung
Kulit keriput dan kering, kurang elastis (turgor turun) sehingga bila dicubit tidak cepat kembali (tetap mengkerut)
Pada bayi, fontanel (ubun-ubun) cekung
Tekanan darah rendah
Detak jantung cepat
Nafas cepat
Tidak ada air mata saat menangis
Demam
Dalam kasus yang paling serius, delirium atau tidak sadarkan diri.
Tanda dehidrasi : Kulit yang dicubit kembali lambat (turgor kulit menurun).
Perhatikan!! – Rasa haus tidak selalu merupakan ukuran yang dapat diandalkan untuk mengetahui kebutuhan tubuh akan air, terutama pada anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua. Indikator yang lebih baik adalah warna urin (air kencing): Jika urin berwarna bening berarti Anda terhidrasi dengan baik, sedangkan warna urin yang kuning atau kuning gelap biasanya menandakan dehidrasi.–
Kapan Harus Ke Dokter?
Jika Anda seorang dewasa yang sehat, Anda biasanya dapat mengatasi dehidrasi ringan hingga sedang dengan minum lebih banyak cairan, seperti air atau minuman olahraga (pocari sweat, Powerade, dan lain-lain).
Dapatkan perawatan medis segera jika Anda mengembangkan tanda-tanda dehidrasi berat dan gejala seperti haus yang ekstrim, kurangnya buang air kecil, kulit keriput, pusing dan kebingungan.
Perlakukan anak-anak dan lansia dengan hati-hati. Hubungi dokter jika:
Terdapat diare berat, dengan atau tanpa muntah atau demam
BAB berdarah
Mengalami diare sedang selama tiga hari atau lebih
Mudah tersinggung atau bingung dan banyak tidur atau kurang aktif dari biasanya.
Ada tanda-tanda atau gejala dehidrasi ringan atau sedang
Pergi ke ruang gawat darurat (UGD) rumah sakit terdekat, jika bayi/ anak-anak atau lansia mengalami dehidrasi berat.
Anda dapat membantu mencegah dehidrasi agar tidak sampai berat dengan hati-hati memantau seseorang yang sakit dan pemberian cairan, seperti larutan rehidrasi oral (oralit dan lain-lain) pada saat awal terjadinya diare, muntah atau demam dan dengan mendorong anak-anak untuk minum banyak air sebelum , selama dan setelah olahraga.
Ingatlah selalu tanda-tanda dehidrasi
Penyebab tersering dehidrasi diantaranya diare intens, muntah, demam atau berkeringat berlebihan. Tidak minum cukup air selama cuaca panas atau olahraga berlebih juga dapat menyebabkan dehidrasi. Siapapun bisa mengalami dehidrasi, tetapi anak-anak, lansia dan orang dengan penyakit kronis paling berisiko terhadap dehidrasi dan bahaya yang dapat ditimbulkannya.
Seseorang dapat mengatasi dehidrasi ringan hingga sedang dengan lebih banyak minum cairan, tapi dehidrasi berat membutuhkan perawatan medis segera. Pendekatan paling aman adalah mencegah dehidrasi dengan cara memantau kehilangan cairan Anda saat cuaca panas, sakit atau berolahraga, dan minum cairan yang cukup disesuaikan dengan kebutuhan.
Sangat penting mengetahui tanda-tanda dehidrasi agar anda menjadi waspada sehingga dapat segera diatasi sebelum jatuh pada dehidrasi berat yang membahayakan.
Tanda-tanda dehidrasi sesuai dengan derajat dehidrasi itu sendiri, disini terbagi menjadi : Dehidrasi derajat ringan-sedang dan Dehidrasi berat.
Tanda-tanda dehidrasi derajat ringan hingga sedang:
Mulut Kering
Kantuk atau kelelahan – anak cenderung kurang aktif dari biasanya
Rasa Haus
Penurunan output urin – popok tetap kering selama tiga jam untuk bayi dan delapan jam atau lebih tanpa buang air kecil pada anak-anak dan remaja
Sedikit atau tidak ada air mata saat menangis
Kulit kering
Sakit kepala
Sembelit
Pusing
Tanda-tanda Dehidrasi berat:
Rasa haus yang Ekstrim
Sangat rewel atau kantuk pada bayi dan anak, mudah marah dan kebingungan (konsentrasi kurang) pada orang dewasa
Mulut, kulit dan membran mukosa sangat kering
Sedikit Keringat walaupun udara panas
Sedikit atau tidak buang air kecil – setiap urin yang dihasilkan akan berwarna kuning gelap atau kecoklatan
Mata cekung
Kulit keriput dan kering, kurang elastis (turgor turun) sehingga bila dicubit tidak cepat kembali (tetap mengkerut)
Pada bayi, fontanel (ubun-ubun) cekung
Tekanan darah rendah
Detak jantung cepat
Nafas cepat
Tidak ada air mata saat menangis
Demam
Dalam kasus yang paling serius, delirium atau tidak sadarkan diri.
Tanda dehidrasi : Kulit yang dicubit kembali lambat (turgor kulit menurun).
Perhatikan!! – Rasa haus tidak selalu merupakan ukuran yang dapat diandalkan untuk mengetahui kebutuhan tubuh akan air, terutama pada anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua. Indikator yang lebih baik adalah warna urin (air kencing): Jika urin berwarna bening berarti Anda terhidrasi dengan baik, sedangkan warna urin yang kuning atau kuning gelap biasanya menandakan dehidrasi.–
Kapan Harus Ke Dokter?
Jika Anda seorang dewasa yang sehat, Anda biasanya dapat mengatasi dehidrasi ringan hingga sedang dengan minum lebih banyak cairan, seperti air atau minuman olahraga (pocari sweat, Powerade, dan lain-lain).
Dapatkan perawatan medis segera jika Anda mengembangkan tanda-tanda dehidrasi berat dan gejala seperti haus yang ekstrim, kurangnya buang air kecil, kulit keriput, pusing dan kebingungan.
Perlakukan anak-anak dan lansia dengan hati-hati. Hubungi dokter jika:
Terdapat diare berat, dengan atau tanpa muntah atau demam
BAB berdarah
Mengalami diare sedang selama tiga hari atau lebih
Mudah tersinggung atau bingung dan banyak tidur atau kurang aktif dari biasanya.
Ada tanda-tanda atau gejala dehidrasi ringan atau sedang
Pergi ke ruang gawat darurat (UGD) rumah sakit terdekat, jika bayi/ anak-anak atau lansia mengalami dehidrasi berat.
Anda dapat membantu mencegah dehidrasi agar tidak sampai berat dengan hati-hati memantau seseorang yang sakit dan pemberian cairan, seperti larutan rehidrasi oral (oralit dan lain-lain) pada saat awal terjadinya diare, muntah atau demam dan dengan mendorong anak-anak untuk minum banyak air sebelum , selama dan setelah olahraga.
Ingatlah selalu tanda-tanda dehidrasi
Kamis, 06 Oktober 2016
Obat Diare-Zink
Zinc merupakan micronutrien penting untuk kesehatan, pertumbuhan dan pemeliharaan sistem imun tubuh pada anak. Diare menyebabkan hilangnya Zinc dari tubuh dalam jumlah besar, oleh karena itu diperlukan penggantian Zinc untuk memulihkan dan menjaga kesehatan anak.
Zinc untuk melengkapi pengobatan diare pada anak-anak usia dibawah 5 tahun, penggunaannya selalu disertai dengan cairan oralit (ORS=Oral Rehydration Salt).
Pengobatan Zinc ditujukan untuk pencegahan atau pengobatan dehidrasi ( menggunakan ORS ) dan pencegahan gangguan nutrisi (menggunakan Zinc).
Berikan Zinc sesegera mungkin pada awal diare, bersamaan dengan ORS.
Pemberian Zinc selama dan setelah serangan diare akut dapat menurunkan durasi daan tingkat keparahan diare, selain itu juga menurunkan kemungkinan timbulnya serangan diare pada 2-3 bulan berikutnya.
Indikasi
Pemberian zinc merupakan pelengkap ORS yang diperlukan untuk pengganti cairan tubuh dan pencegahan dehidrasi pada anak, dan digunakan bersama dengan ORS.
Posologi
Sirup
Bayi 2-6 bulan : ½ sendok takar (10 mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut ( meskipun diare sudah berhenti)
Anak 6 bulan – 5 tahun : 1 sendok takar ( 20mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut (meskipun diare sudah berhenti)
Drops
Bayi 2-6 bulan : 1 ml (10 mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut ( meskipun diare sudah berhenti)
Anak 6 bulan – 5 tahun : 2 ml ( 20mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut (meskipun diare sudah berhenti)
Efek Samping
Hingga saat ini tidak ada laporan efek samping yang parah dari pemberian Zinc pada diare. Satu-satunya efek samping yang pernah dilaporkan adalah muntah dan tidak memerlukan penghentian terapi jika tidak parah. Jika muntah terjadi dalam ½ jam setelah pemberian obat, berikan 5 ml sirup (1 sendok takar) / 2 ml drops lagi sebagai penggantinya. Jika pasien memuntahkan 5 ml sirup (1 sendok takar) / 2 ml drops kedua, jangan diberikan lagi pada hari itu, berikan dosis selanjutnya pada hari berikutnya.
Toksisitas Zinc secara oral pada orang dewasa dapat terjadi akibat asupan Zinc lebih dari 150 mg / hari ( kurang lebih 10 kali dosis yang direkomendasikan ) selama periode yang lama.
Dosis tinggi zinc untuk periode yang lama dapat menyebabkan penurunan konsentrasi lipoprotein plasma dan penurunan absorpsi tembaga.
Kontra Indikasi
Hipersensitivitas terhadap Zinc.
Interaksi Obat
Pemberian Tetracycline bersamaan dengan zinc dapat menurunkan absorpsi keduanya.
Pemberian produk yang mengandung iron ( zat besi ) dapat menganggu absopsi zinc. Disarankan menggunakan zinc beberapa jam sebelum atau sesudahnya.
Peringatan dan Perhatian
Selama diare masih berlangsung, selain diberikan suplemen zinc ,juga diberikan ORS .
Para ibu menyusui dianjurkan tetap menyusui atau meningkatkan frekuensi menyusui pada anak selama dan setelah diare.
Kemasan
DaryaZinc Drops , Botol isi 15 ml : Rp. 43.600
No.Reg. DTL1204520936A1
DaryaZinc Sirup, Botol isi 60 ml : Rp. 41.250
No.Reg. DTL1204521037A1
SIMPAN PADA SUHU DIBAWAH 30°C.
P. No. 1
Awas ! Obat Keras
Bacalah Aturan Memakainya
Diproduksi Oleh :
Darya-Varia Laboratoria
Gunung Putri Bogor – Indonesia
Zinc untuk melengkapi pengobatan diare pada anak-anak usia dibawah 5 tahun, penggunaannya selalu disertai dengan cairan oralit (ORS=Oral Rehydration Salt).
Pengobatan Zinc ditujukan untuk pencegahan atau pengobatan dehidrasi ( menggunakan ORS ) dan pencegahan gangguan nutrisi (menggunakan Zinc).
Berikan Zinc sesegera mungkin pada awal diare, bersamaan dengan ORS.
Pemberian Zinc selama dan setelah serangan diare akut dapat menurunkan durasi daan tingkat keparahan diare, selain itu juga menurunkan kemungkinan timbulnya serangan diare pada 2-3 bulan berikutnya.
Indikasi
Pemberian zinc merupakan pelengkap ORS yang diperlukan untuk pengganti cairan tubuh dan pencegahan dehidrasi pada anak, dan digunakan bersama dengan ORS.
Posologi
Sirup
Bayi 2-6 bulan : ½ sendok takar (10 mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut ( meskipun diare sudah berhenti)
Anak 6 bulan – 5 tahun : 1 sendok takar ( 20mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut (meskipun diare sudah berhenti)
Drops
Bayi 2-6 bulan : 1 ml (10 mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut ( meskipun diare sudah berhenti)
Anak 6 bulan – 5 tahun : 2 ml ( 20mg) setiap hari selama 10 hari berturut-turut (meskipun diare sudah berhenti)
Efek Samping
Hingga saat ini tidak ada laporan efek samping yang parah dari pemberian Zinc pada diare. Satu-satunya efek samping yang pernah dilaporkan adalah muntah dan tidak memerlukan penghentian terapi jika tidak parah. Jika muntah terjadi dalam ½ jam setelah pemberian obat, berikan 5 ml sirup (1 sendok takar) / 2 ml drops lagi sebagai penggantinya. Jika pasien memuntahkan 5 ml sirup (1 sendok takar) / 2 ml drops kedua, jangan diberikan lagi pada hari itu, berikan dosis selanjutnya pada hari berikutnya.
Toksisitas Zinc secara oral pada orang dewasa dapat terjadi akibat asupan Zinc lebih dari 150 mg / hari ( kurang lebih 10 kali dosis yang direkomendasikan ) selama periode yang lama.
Dosis tinggi zinc untuk periode yang lama dapat menyebabkan penurunan konsentrasi lipoprotein plasma dan penurunan absorpsi tembaga.
Kontra Indikasi
Hipersensitivitas terhadap Zinc.
Interaksi Obat
Pemberian Tetracycline bersamaan dengan zinc dapat menurunkan absorpsi keduanya.
Pemberian produk yang mengandung iron ( zat besi ) dapat menganggu absopsi zinc. Disarankan menggunakan zinc beberapa jam sebelum atau sesudahnya.
Peringatan dan Perhatian
Selama diare masih berlangsung, selain diberikan suplemen zinc ,juga diberikan ORS .
Para ibu menyusui dianjurkan tetap menyusui atau meningkatkan frekuensi menyusui pada anak selama dan setelah diare.
Kemasan
DaryaZinc Drops , Botol isi 15 ml : Rp. 43.600
No.Reg. DTL1204520936A1
DaryaZinc Sirup, Botol isi 60 ml : Rp. 41.250
No.Reg. DTL1204521037A1
SIMPAN PADA SUHU DIBAWAH 30°C.
P. No. 1
Awas ! Obat Keras
Bacalah Aturan Memakainya
Diproduksi Oleh :
Darya-Varia Laboratoria
Gunung Putri Bogor – Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)